Senin, 12 Maret 2012

Tips & Trik Pengecatan Mobil

Alat & Bahan :
·            Cat
·            Epoxy + Hardener
·            Dempul
·            Macam-macam Amplas
·            Macam-macam Thinner
·            Kompresor
·            Spray Gun F100
·            Vernish
·            Compound putih

Persiapan Pengecatan :
·            Cat yg lama dikerok atau dipanasin dulu (bakar)
·            Body yang berkarat dipotong, las ganti plat baru
·            Semprot epoxy, mulusin pake dempul (ngedempul ini yg paling susah ... tunggu sampai kering ... kalau ga pake oven tunggu kering 1 harian dijemur sampe dempulnya kering (jangan terlalu panas), kalo ngga kering jadi mengkerut catnya ...
·            Semprot cat dasar … tipis2 tapi berkali2 …
·            Tunggu kering lagi … halusin lagi …
·            Semprot cat warna … tipis2 tapi berkali2 … tunggu kering …
·            Semprot vernis bolak balik sampe WETLOOK …

Tips & Trik Ngecat :
·            Dempul harus RATA (biar ngamplasnya gampang)
·            Amplas bisa yang pake air atau ga pake air
·            Tes campuran Epoxy & Hardener (harus pas biar halus)
·            Thinner (untuk cat cukup pakai thinner ND,
·            Saat nyemprot harus extra hati2 atau coba dulu di media lain biar nggak nggumpal (jangan terlalu dekat ± 20 cm antara panel dan spraygun),
·            Vernish cukup 3 lapis Merk biar wetlook campuran thinnernya pake PU,

Minggu, 11 Maret 2012

KATEGORI KEBAKARAN
Alat pemadam kebakaran atau istilahnya Fire Extinguishers merupakan perlengkapan yang mesti disediakan untuk perumahan ataupun kantor atau komplek pertokoan ataupun kendaraan. Alat pemadam kebakaran akan sangat membantu memadamkan api sehingga dapat mencegah kebakaran lebih besar lagi.
Sebagai orang awam terkadang agak membingungkan mengenai jenis dari berbagai alat pemadam kebakaran yang mesti dipersiapkan. Jenis alat pemadam digolongkan dengan kategori A, B, C atau gabungan diantaranya dan label tersebut tertera pada alat pemadam kebakaran.
Penggolongan kategori alat pemadam kebakaran tersebut erat kaitannya dengan jenis kebakaran yang terjadi, sedangkan kebakaran diklasifikasikan :
Kebakaran klas A : Kebakaran yang terjadi pada bahan – bahan atau material yang mudah terbakar seperti : kayu, kertas, sampah, dan yang sejenisnya. Untuk penanganannya kebakaran klas A mengunakan jenis alat kebakaran yang menggunakan air.
Kebakaran klas B : Kebakaran yang terjadi pada bahan cair yang mudah terbakar seperti : minyak, lemak, oli dan sejenisnya. Untuk memadamkan kebakaran klas B menggunakan jenis jenis busa.
Kebakaran klas C : Kebakaran yang terjadi pada alat-alat listrik dan korsleting listrik. Untuk kebakaran klas C dipadamkan menggunakan pemadam yang berjenis bahan kimia dan gas.
Mengenai berapa besar alat pemadam kebakaran yang harus disediakan tergantung dari besarnya ruangan :
Untuk ruangan kecil dan sedang berkisar dari 1,2 kg s/d 9 kg. (alat pemadam kebakaran powder dry chemical portable ABC)
Untuk ruangan besar atau gedung berkisar 20 kg s/d 70 kg (alat pemadam kebakaran yang beroda powder dry chemical)
Untuk ruangan computer, elektronik dan laboratorium berkisar 2,5 kg s/d 23 kg (alat pemadam kebakaran jenis CO2  BC)
Untuk Informasi lengkap dan cara penggunaan juga tip penanganan kebakaran bisa kunjungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana.